Aku cemburu dengan ucapan
Ryewook-hyung. Aku tak mengerti kenapa. Aku hanya merasa ingin membantah
kata-kata nya itu. “andwae!!Hyung,kau tak bisa bersamanya malam ini!” ucapku
dengan suara agak tinggi. Semua Hyungku melihat kepadaku,dan Ahra Noona juga
menatapku bingung. Aku meraih tangannya dari Hae Hyung. “malam ini,dia
yeojachinguku!”kataku lagi. Aku melihatnya terdiam. Aku juga tak percaya dengan
apa yang aku katakan. Namun aku lega karena aku bisa menggenggam tangannya.
Tiba-tiba aku seperti terkena sihir yang membangkitkan keberanianku.
“yeobu,kenapa kau diam saja?”ucapku sedikit mendeka ke wajahnya.
“kyaa,,Kyuhyun-ah,sejak kapan kau dan saengku menjadi sepasang kekasih?”bentak
Eun hyung padaku. Aku tak perduli. Aku hanya senang karena menggenggam
tangannya. . “ahh,,Hyung,tentu saja sejak malam ini!”sahutku percaya diri. “Apa
kau sudah gila!”bentak Eunhyuk,melepskan genggamanku pada tangan Gadis ini.
“oppa,gwaenchana.”sahut yeoja di
sampingku ini. Aku kembali meraih tangannya dan merasa semakin bahagia. “tuh
kan!sudahlah Hyung,relakan saja dia menjadi Yeojachinguku.”sahutku dengan nada
semanis yang kubisa. Aku melihatnya seperti kebingungan,namun tetap membiarkan
aku menggenggam erat jemarinya.
Akhirnya ritual bodoh itu
selesai. Mereka semua sibuk dengan minuman yang mereka siapkan sendiri. Mataku
melihat sekeliling,mencari sosok gadis yang mala mini kusebut ebagai
yeojachinguku. Mataku tertuju pada sosok bergaun biru muda diluar,duduk dibawah
cahaya lampu mentap ke langit malam. Aku berjalan menghampirinya. “eumm,,mianhae
yo?”ucapku duduk disampingnya. “ehh,?”sahutnya melihat kearahku,tepat saat aku
melihat kearahnya. Aku melihat diriku dimatanya. Tersadar ,dia mengalihkan
pandangannya. “mianhae,karena membuatmu bingung,dan mungkin malu!”kataku masih
melihat kearahnya. “gwaenchana,aku tidak apa-apa.”sahutnya lembut. Ini pertama
kali sejak keberadaanku di Super Junior aku bicara padanya. Selama ini aku tak
memiiki cukup keberanian untuk mengucapkan sepatah katapun padanya. Namun mala
mini,aku tersihir sesuatu,dan mendapatkan keberanianku.
“jeongmal gwaenchana
yo?”kuperhatikan ia yang sedang terpaku menatap langit malam. Ia tak
menjawab,seperti hanyut dalam lamunannya sendiri. “ohh,aku Kyuhyun!”ucapku
terdengar seperti orang bodoh. “aku tau!”jawabnya singkat. “ohh,ayolah
bicaralah padaku,Lee Na Ra.”gumamku menatap kearh langit. “kenapakau lakukan
itu?”katanya,”kita bahkan tak pernah menyapa satu sama lain!”lanjutnya.
wajahnya berpaling menatap kearahahku. “Molla,itu refleks saja.”jawabku bingung
memikirkan jawaban yang pantas. “kau tau resiko perkataanmu tadi?”Tanya Na Ra.
Aku tertunduk,bingung harus mmilih Ya atau Tidak. “eumm,,kurasa Ya!’ucapku.
“ohh ayolah,bertemanlah denganku.”lanjutku,kali ini tidak refleks,ini tulus
dari hatiku. “entahlah,,”sahutnya bangkit dan berjalan kedalam. Barulah ketika
ia masuk aku merasakan hembusan angin malam yang membekukan hatiku. Entah
karena memang udara dingin,atau Na Ra yang menolak berteman denganku.
#Kyuhyun End POV#
#Na Ra POV#
Bodoh!apa namja itu
benar-benar memiliki IQ tinggi?itu pantas aku pertanyakan,pasalnya selama ini
semua Oppa SUJU mengatakan Kyuhyun adalah namja dengan IQ tertinggi setelah
Kibumie,namja yang memang kuakui pintar itu. Kata-katanya bodoh,memintaku
berteman dengannya. Memangnya selama ini siapa yang selalu disuruh Eun Oppa
membeli Game terbaru untuknya. Ahh.tentu saja ia tak tahu itu aku. Aku
bingung,yang bodoh aku tau Namja itu?
“Oppa,aku pulang sekarang,eomma menelponku tadi!”kataku pada
EunHae,kedua oppaku yang sedang sibuk dengan minumannya. “kau mau oppa antar
pulang?”Tanya Eunhyuk. “anniyo,aku mmbawa mobilku,lagipula pesta belum
selesai.”jawabku. “ahh geure,be carefull.arasseo!”sahut Eunhyuk,dibarengi
dengan senyuman Donghae oppa,dan Shindong oppa. “ne,aku pergi!”ucapku sedikit
berteriak agar semua mendengarku. “Na Ra-ah,kemali lagi jika kau liburan!”kata
Yesungi.”ne,Oppa!”balasku singkat dan berjalan menuju mobilku ditemani EunHae.
“Hae-ppa,apa kibumie pernah mengirimi kalian pesan?”tanyaku ingin mengetahui
kabar mengenai namja yang telah menjadi sahabatku sejak sebelum ia menjadi
salah satu SUJU. “ne,ia mengirim beberapa e-mail pada oppa,dan Teuk
hyung,waeyo?”jawabnya. “ahh,annio,aku hanya sedikit merindukan Kibumie.”balasku
kemudin memeluk mereka berdua sebelum masuk mobil. “salam kami untuk Appa dan
Eomma,jaga dirimu saengi!”ucap Eun oppa mencium keningku,kemudian diikuti
kecupan sayang Hae oppa dipipi kiriku. Aku melambai dan mengendarai mobil
pulang.
#Na Ra End POV#
#Kyuhyun POV#
Kemana perginya Yeoja
itu?sejak berhenti berbicara padaku,ia menghilang. Aku bertanya pada Sungmin
Hyung,namun ia dan Wookie Hyung sepertinya sedikit mabuk,dan menjawab yang
tidak-tidak. Aku mencarinya ke sekeliling,namun tak menemukan sosoknya. Teuki
hyung dan Noona ku juga tidak tampak. Siwon,Yesung,dan Heechul hyung baru saja
kembali ke kamar mereka,hanya Sungmin,Kangin,Ryewook,dan Shindong hyung yang
masih menikmati makanan dan minuman yang mereka sediakan sendiri. “hyung,aku
kembali ke kamar duluan!”kataku pada Sungmin,yang dijawabnya dengan celotehan
tidak penting. “kuharap kau tidak terlalu mabuk malam ini,Hyung.”gumamku,”aku
tidak suka mencium bau alcohol dari nafasmu!”batinku.
“namanya Lee Na Ra,dan
dia Dongsaeng EunHae Hyung!”ucapku pada diri sendiri. “itu berarti,aku harus
mendapatkan ijin dua namja itu,agar aku bisa menjadi pacarnya!”batinku. kupikir
aku tak akan tidur nyenyak mala mini. Aku terus memikirkan yeoja itu. Tatapan
matanya yang terkadang kosong,dan ceria itu menyimpan misteri selama ini. Dan
bagaimana mungkin aku yang sudah 4 tahun bersama SUJU tak pernah berbicara
denganya,bahkan sepatah katapun. Ahh,,Kibum bodoh itu kali ini benar,aku namja
yang bodoh. Samar kudengar suara Sungmin membuka pintu,kemudian aku memutuskan
untuk tidur,karena malam telah benar-benar larut. Aku tertidur bersama bayangan
Yeoja manis itu. #aishh,kyu gombal bookkk!ABAIKAN AUTHOR#
#Kyuhyun End POV#

Tidak ada komentar:
Posting Komentar